Pengembangan Kepribadian
Apa itu kepribadian?
Kepribadian berasal dari bahasa latin persona yang berarti topeng. Maksudnya adalah apa tampak secara lahir tidak selalu menggambarkan yang sesungguhnya. Misal seseorang yang sedang merasa jengkel terhadap orang lain tidak serta merta menunjukkan kejengkelannya secara terbuka dengan berbagai alasan.
Secara definitif, kepribadian dapat diartikan sebagai suatu perbedaan yang sifatnya unik dan khas dari tiap individu, yang berlangsung sepanjang hidup manusia dan diwujudkan dalam bentuk tingkah laku.
Dikatakan unik dan khas karena tidak ada satu manusia pun yang memiliki kepribadian yang persis sama dengan orang lain. Kepribadian juga dipengaruhi oleh pengalaman hidup. Misal seseorang pada awalnya percaya diri dalam mengemukakan ide dan pemikirannya secara terbuka, namun karena sering dicela akhirnya akhirnya ia “yakin” bahwa tindakannya salah dan menjadi kurang percaya diri. Dalam hal ini orang tersebut “belajar” bahwa tindakannya itu ternyata “tidak dibenarkan” oleh lingkungannya.
Pada dasarnya kepribadian seseorang sudah mulai terbentuk dan berkembang sejak manusia lahir dan terus berlangsung sampai akhir hayatnya. Perkembangan kepribadian bersifat dinamis, artinya seorang individu masih dapat belajar serta menambah pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan untuk mengembangkan kepribadiannya.
Dalam perjalanannya, kepribadian juga banyak menghadapi tantangan. Itu sebabnya tidak setiap kepribadian dapat berkembang optimal, tidak jarang terjadi penyimpangan2. hal2 tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal.
Faktor2 yang mempengaruhi perkembangan kepribadian:
- Genetik (pengaruh biologis)
- Lingkungan (pola asuh, lingkungan sosial, pengalaman hidup, dll)
Faktor yang menghambat perkembangan kepribadian:
- faktor hereditas
- Trauma
- Pola pikir yang kurang tepat
- dll
Teori2 mengenai perkembangan kepribadian:
- Psikoanalisa
- Humanistik
- Behaviourisme
- Psikologi individual
- Psikososial
- dll
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Agustus 2009 (1)
- Juni 2009 (3)
- Mei 2009 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS